JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)mendukung penguatan sinergi pembiayaan hijau, untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan yang menjadi salah satu asta cita pemerintah.
Hadir dalam kesempatan tersebut Destry Damayanti selaku Deputi Gubernur Senior BI, BSI dan anggota Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI).
Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menekankan, percepatan pembiayaan hijau dan inklusif menjadi pendukung bagi tercapainya pembangunan berkelanjutan.
Hal ini merupakan kebutuhan strategis untuk melindungi lingkungan hidup, memastikan pertumbuhan ekonomi yag merata, menjaga daya saing nasional, serta memperkuat peran Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global.
“Tanpa transformasi sistem keuangan menuju arah yang lebih hijau, berbagai upaya mitigasi dan adaptasi tidak akan memberikan hasil yang optimal. Berdasarkan data Bank Indonesia, potensi kerugian ekonomi akibat perubahan iklim diperkirakan mencapai Rp100 triliun per tahun, dan dapat menurunkan PDB nasional hingga 40% pada tahun 2048 jika tidak ada langkah serius yang diambil,” katanya.
Hal tersebut ditegaskan Bob saat hadir dalam rangkaian kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) di JICC Senayan.














