Terdiri dari 300 MBR secara luring dan 49.700 MBR secara daring dari 33 provinsi dan 110 titik lokasi akad di seluruh Indonesia.
“BSI siap ambil bagian dari program strategis Pemerintah yang berupaya menyejahterakan masyarakat Indonesia melalui penyaluran pembiayaan KPR FLPP. Setiap tahunnya, kami berupaya secara optimal untuk menyalurkan kuota yang diberikan kepada BSI karena rumah merupakan kebutuhan dasar untuk hidup yang berkelanjutan”, ujar Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo.
Tahun ini, BSI telah merealisasikan KPR FLPP sekitar 4 ribu unit rumah (year to date, YTD) sedangkan sejak 2012 hingga saat ini mencapai lebih dari 65 ribu unit dengan total nilai penyaluran Rp8,5 triliun.
Saat ini wilayah penyaluran KPR FLPP didominasi di wilayah industri dan memiliki penyerapan tenaga kerja MBR yang tinggi, yakni di Makassar, Palembang dan Semarang.
Anggoro menegaskan bahwa kualitas pembiayaan untuk segmen ini sehat, dengan indikasi NPF di bawah 2%.
Untuk itu, tahun mendatang BSI akan memperluas cakupan wilayah yang memiliki potensi penyerapan KPR FLPP yang tinggi dan tentunya bekerjasama dengan developer rekanan yang memiliki kredibilitas terpercaya sehingga rumah yang dibangun memiliki kualitas baik dan sudah terstandarisasi.













