“Halal lifestyle kini menjadi gaya hidup, termasuk umrah dan wisata religi. Ini peluang bagi Bank untuk memfasilitasi atau menjembatani keinginan ibadah dengan perencanaan keuangan yang matang dan aman,” ujarnya.
Karena itu, BSI menghadirkan BSI Tabungan Umrah sebagai solusi end to end perjalanan ibadah, mulai dari menabung, pembelian paket umrah, hingga transaksi di Tanah Suci dengan menggunakan BSI Debit Mabrur.
Produk BSI Tabungan Umrah bisa dimanfaatkan calon jemaah yang memiliki keterbatasan finansial maupun membutuhkan kesiapan perencanaan yang lebih matang.
Tabungan ini dapat dibuka dengan setoran awal Rp100 ribu dan bebas biaya administrasi bulanan.
Konsepnya adalah satu rekening untuk seluruh kebutuhan perjalanan umrah.
BSI Tabungan umrah ibarat agregator untuk menjembatani meningkatnya minat beribadah umrah dengan kemampuan keuangan.
Anton menambahkan, Tabungan Umrah diharapkan mendorong penguatan ekosistem business to customer (B2C) dan business to business (B2B).
Karena, tak hanya menyasar nasabah individu, produk ini juga diarahkan memperkuat ekosistem bisnis haji dan umrah secara lebih luas ke instituti.
BSI menggandeng pelaku usaha travel sebagai mitra strategis dalam pengelolaan dana calon jemaah dan optimalisasi arus kas melalui layanan cash management (BEWIZE). Saat ini, jumlah rekanan travel BSI mencapai sekitar 3.000 perusahaan.












