Saat ini mayoritas travel umrah dan haji khusus telah menjadi nasabah BSI.
Selain itu, untuk memperluas layanan di luar negeri, BSI juga telah memiliki layanan remittansi dari 14 negara di dunia.
“Tambahan DPK dalam denominasi dolar AS akan memperkuat likuiditas valas BSI,’’ tegas Anggoro.
Hingga Kuartal-II/2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tumbuh konsisten 8,83% (YoY) mencapai Rp323 triliun.
Dengan DPK valas, BSI bisa lebih optimal meningkatkan pembiayaan pada sektor yang membutuhkan denominasi USD.
BSI memiliki tiga produk dalam denominasi USD yakni Giro, Tabungan, dan Deposito.
Deposito Valas di BSI memiliki berbagai keunggulan. Diantaranya, nisbah bagi hasil yang kompetitif, perpanjangan otomatis (ARO/_automatic roll over_), pilihan jangka waktu 1, 3, 6 dan 12 bulan dan setoran awal USD 1.000,-.
Saat ini layanan produk valas bisa diakses lewat 1.039 kantor jaringan BSI di seluruh Indonesia. BSI juga menyediakan produk _hedging_ syariah bagi nasabah yang ingin menjaga eksposur valasnya.















