ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim Mangkir, Pansus BLBI DPD RI Pastikan Undang Ketiga Kalinya

gatti Reporter : gatti
8 Sep 2022, 3 : 36 PM
3k 190
0
Ketua Pansus BLBI DPD RI, Bustami Zainudin bersama Angola Pansus BLBI DPD RI

Ketua Pansus BLBI DPD RI, Bustami Zainudin bersama Angola Pansus BLBI DPD RI

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA-Sikap bos Djarum Grup, Robert Budi Hartono dan bos Gajah Tunggal, Sjamsul Nursalim yang tidak memenuhi undangan kedua Panitia Khusus (Pansus) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI  membuat geram kalangan senator.

Bahkan Ketua Pansus BLBI DPD RI, Bustami Zainudin menyayangkan ketidakhadiran kedua orang kaya di Indonesia tersebut  karena dianggap tidak menghargai dan menghormati marwah lembaga DPD RI.

Karena itu, Bustami Zainudin memastikan akan segera mengirimkan surat undangan ketiga kepada Robert Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim.

BacaJuga :

Buat Ekspansi, Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Gelar Right Issue 50 Miliar Saham pada Februari 2026

Begini Penjelasan Manajemen Agung Podomoro (APLN) Terkait Penjualan Mall Deli Park Senilai Rp2,44 Triliun

Scroll untuk lanjutkan membaca.

“Dulu mereka itu minta-minta tolong dibantu negara, sehingga negara memberikan kepercayaan dengan memberikan hutang. Tetapi sekarang, saat negara mau bertanya mengapa fasilitas BLBI ini menjadi masalah, justru mereka enggan datang. Mereka nggak tau diuntung,” ujar Bustami usai Rapat Pansus BLBI DPD RI di Jakarta, Kamis (8/9).

Hadir dalam Rapat Pansus ini, Wakil Ketua Pansus yang juga Senator asal Kalimantan Barat Sukiryanto, Senator asal Sulawesi Tenggara Amirul Tamin, Senator asal Papua Filep Wamafma, Senator asal Jawa Timur Ahcmad Nawardi, Senator asal Lampung Abdul Hakim dan Staf Ahli Pansus BLBI DPD RI, Hardjuno Wiwoho.

Sebelumnya, Pansus BLBI DPD RI sudah mengirim surat undangan kedua kepada Robert Budi Hartono dan Sjamsul Nursalim untuk hadir pada Selasa (6/9) lalu.

Namun keduanya, mangkir dari undangan ini.

Bustami mengaku, Robert Budi Hartono mengirimkan surat ke Pansus BLBI DPD RI.

Dalam suratnya, Budi Hartono memberi penjelasan versinya terkait akuisisi BCA serta.

Selain itu, dalam suratnya dia beralasan tidak bisa hadir lantaran sedang mendampingi keluarga yang sedang sakit di Singapura.

“Tetapi bagi saya, surat balasan Budi Hartono ini juga aneh. Kita kan kirim surat undangan, bukan kirim somasi, kenapa pula dia jelaskan melalui surat,” tegasnya.

Berbeda dengan Budi Hartono, Sjamsul Nursalim justru tidak memberikan respon terkait surat undangan Pansus BLBI DPD RI ini.

“Dan Sjamsul Nursalim ini yang benar-benar tidak menghormati kita, sama sekali tidak hadir dan tidak memberi keterangan,” kata Bustami dengan nada kesal.

Bustami menjelaskan dalam suratnya, Budi Hartono beralasan tidak mengetahui terkait BLBI yang diterima oleh BCA karena BLBI terjadi tahun 1998.

Sementara, dia baru membeli BCA tahun 2002.

Padahal, menurut data yang dimiliki oleh Pansus BLBI DPD, masalah dari BCA bukan hanya terkait BLBI saja.

Namun juga terkait obligasi rekap BLBI yang dipegang BCA sebesar Rp 60 Triliun.

Memang, kucuran uang cash BLBI sudah selesai dengan pengambilalihan BCA menjadi milik pemerintah.

Namun jangan pernah lupakan, sebagai upaya untuk menyehatkan neraca BCA, pemerintah menerbitkan Obligasi Rekap BLBI senilai Rp 60 triliun kepada BCA.

“Dengan memegang rekap ini seolah-olah pemerintah berutang pada BCA Rp 60 triliun, setahun bayar bunga Rp 6 triliun. Ini cara yang diusulkan IMF agar BCA dan beberapa bank lain penerima rekap, layak untuk beroperasi, asetnya dinilai sesuai ketentuan,” jelas Bustami.

Senator asal Provinsi Lampung ini menegaskan, Pansus BLBI DPD RI mengundang Budi Hartono bukan untuk menerima penjelasan dalam surat pendek yang mengklaim seolah-olah pembelian BCA oleh Group Djarum adalah pembelian biasa saja.

Tetapi, Pansus BLBI DPD RI ingin mendapatkan penjelasan secara utuh dan komprehensif.

Sebab, pembelian Rp 5 Triliun untuk 51 persen saham BCA oleh Group Djarum patut diduga melanggar hukum lantaran nilai pasar BCA saat itu di atas Rp 100 Triliun.

Dan sebagai pemegang obligasi rekap, BCA telah menerima Rp 6 Triliun dari 2002-2022 saat ini hingga 2045 nanti.

“Jadi hanya dalam 2 tahun Djarum sudah balik modal. Mana ada pembelian dengan keuntungan 100 persen dalam 2 tahun? Dan dalam 20 tahun terakhir, BCA terima Rp 120 triliun dari APBN, duit rakyat, ini kan gila,” papar Bustami lagi.

Bustami mengilustrasikan, rakyat kecil di pasar loak, bisa dipidana karena membeli sepatu yang ternyata sepatu curian yang sering disebut sebagai tukang tadah pencuri.

Sementara masalah penjualan BCA ini melibatkan uang ratusan triliun milik rakyat kecil.

“Dan sekali lagi, Pansus BLBI DPD mengundang Pak Robert Budi Hartono ini atas saran dan data-data dari BPK. Jadi bukan hanya langkah politik biasa. Ini benar-benar kepentingan negara di saat rakyat sulit karena BBM naik. Kita perlu mendengar langsung dari Pak Robert Budi Hartono segala seluk beluk dugaan dan data-data dari BPK itu,” tegasnya.

Sementara itu saat menjelaskan mengenai mangkirnya konglomerat Sjamsul Nursalim,  pemilik gurita bisnis eceran di mall tanah air seperti Reebok, Starbucks, Sogo, Zara, PT Mitra Adiperkasa (MAP) yang semuanya mencapai lebih dari 2000 toko itu, Bustami tampak marah besar.

“Ini konglomerat satu ini menguasai mall tanah air paska krismon 1998. Saat dia kabur bawa duit BLBI ke Singapura. Diduga dengan uang BLBI senilai Rp 4,8 triliun dan Rp 28,40 triliun,” kata Bustami.

Dengan uang segitu, tegasnya, diduga Sjamsul Nursalim bisa mendapatkan uang 3 kali lipat dari Bank di Singapura untuk menjalankan aneka bisnisnya.

Bahkan sampai sekarang menjadi penguasa eceran di mall seluruh Indonesia.

“Masih ingat Presiden marah kalau ada Starbucks di rest area jalan tol? Karena itu milik konglomerat hitam yang minggat bawa duit negara. Dan sekarang diundang lembaga negara wakil rakyat mangkir tanpa penjelasan. Dia selain melecehkan DPD juga melecehkan BPK, karena kita melakukan ini dengan dasar dari BPK,” jelasnya.

Dia memastikan, panggilan ketiga untuk keduanya akan dilayangkan segera pada awal pekan depan.

“Untuk Sjamsul Nursalim kita sudah siapkan langkah hukum keras karena benar-benar tidak menghormati kita,” ucapnya.

Sementara itu, Senator asal Lampung Abdul Hakim mengatakan DPD dengan kewenangannya, akan terus memanggil kedua konglomerat itu.

“Kita akan panggil sampai mereka datang. Tolong jaga kehormatan lembaga ini. Jangan main-main,” pungkasnya.

Tags: blbiBudi HartonoDPD RIGrup DjarumpansusPansus BLBI DPD RIPT Gajah Tunggal TbkSjamsul Nursalim
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Di Forum IPU, Puan Singgung RI Segera Miliki Payung Hukum PDP

Berita Selanjutnya

Indef: Ekonomi Digital Makin Kuat Memasuki Masa Endemi

Berita Terkait

Gandeng ABII, DNIKS: Biochar dan Juncao Grass Solusi Pemulihan Hijau Pascabencana Sumatera
Makroekonomi

Gandeng ABII, DNIKS: Biochar dan Juncao Grass Solusi Pemulihan Hijau Pascabencana Sumatera

21 Jan 2026, 9 : 38 PM
PP Presisi Tuntaskan Proyek Main Hauling Road Senilai Rp206 Miliar
PROPERTI

PP Presisi Batalkan RUPSLB, Ini Alasannya

21 Jan 2026, 1 : 57 PM
Bukit Uluwatu Villa Akuisisi Saham BSR Senilai Rp112,22 Miliar
PROPERTI

Buat Ekspansi, Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Gelar Right Issue 50 Miliar Saham pada Februari 2026

20 Jan 2026, 7 : 05 PM
Rugi Bersih APLN Bengkak Jadi Rp650,36 Miliar
PROPERTI

Begini Penjelasan Manajemen Agung Podomoro (APLN) Terkait Penjualan Mall Deli Park Senilai Rp2,44 Triliun

20 Jan 2026, 6 : 44 PM
Pertamina Jatim Tambahkan 813 Ribu lebih Elpiji 3 Kg Selama Libur Isra Miraj
Makroekonomi

Pertamina Jatim Tambahkan 813 Ribu lebih Elpiji 3 Kg Selama Libur Isra Miraj

16 Jan 2026, 6 : 27 PM
PP Presisi Tuntaskan Proyek Main Hauling Road Senilai Rp206 Miliar
PROPERTI

PP Presisi (PPRE) Berencana Jual Kembali 108.058.700 Saham Tresuri

15 Jan 2026, 6 : 51 PM
Berita Selanjutnya
Indef: Ekonomi Digital Makin Kuat Memasuki Masa Endemi

Indef: Ekonomi Digital Makin Kuat Memasuki Masa Endemi

DPR Dukung Jokowi Tuntaskan Mafia Tanah

DPR Dukung Jokowi Tuntaskan Mafia Tanah

Presiden Joko Widodo dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Jokowi Senang Airlangga Maju Capres 2024, Pengamat: Kesuksesan Kinerja Ekonomi Jadi Alasan

Berita Populer

  • Anggota Pol PP perintahkan sejumlah pelaku UMKM di Jalan El Tari pindah tempat

    Buntu Hadapi Persoalan Sampah, Bupati Sikka Perintahkan Sejumlah UMKM di Jalan El Tari Pindah Tempat

    3318 shares
    Share 1327 Tweet 830
  • Pemkab Sikka Klarifikasi Penertiban UMKM di Jalan El Tari, Tegaskan Dasar Perda Ketertiban Umum

    3245 shares
    Share 1298 Tweet 811
  • PP Presisi Batalkan RUPSLB, Ini Alasannya

    3243 shares
    Share 1297 Tweet 811
  • IHSG Sesi I Anjlok 1,24%, Dekati 9.000 Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI, BUMI, DEWA dan UNVR

    3241 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Buat Ekspansi, Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Gelar Right Issue 50 Miliar Saham pada Februari 2026

    3239 shares
    Share 1296 Tweet 810

Opini

MPXL Raih Kontrak Pengangkutan GGBFS Sebanyak 3,45 Juta Ton

MPX Logistic (MPXL) Dirikan Anak Usaha Bidang Perdagangan Bahan Bakar, Diversifikasi Bisnis

22 Jan 2026, 8 : 55 PM
Sukses Tekan Beban, MPPA Mampu Turunkan Kerugian di 2020 Jadi Rp405,31 M

Matahari Putra Prima (MPPA) Tambah Setoran Modal Anak Usaha Jadi Rp51,65 Miliar, Perluas Segmen Pasar

22 Jan 2026, 7 : 20 PM
Multikarya Asia Pasifik Raya (MKAP) Jaga Kepercayaan Mitra dan Peluang Pasar Tahun 2026

Multikarya Asia Pasifik Raya (MKAP) Jaga Kepercayaan Mitra dan Peluang Pasar Tahun 2026

22 Jan 2026, 7 : 00 PM
Semester I Naik 71%, UVCR Yakin Pendapatan di 2022 Capai Rp1,3 Triliun

Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

22 Jan 2026, 6 : 45 PM
OJK Perkuat Tata Kelola Melalui Pengembangan SI-GRG Terintegrasi

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Penipuan Digital

22 Jan 2026, 5 : 22 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.