Sementara Dany Amrul Ichdan, Direktur Hubungan Kelembagaan Mind-ID menegaskan sebagai holding pertambangan, Mind ID menjalankan mandat konstitusi untuk mengelola sumber kekayaan alam Indonesia, untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran seluruh rakyat tanpa terkecuali.
MIND ID akan mengelola dan melakukan eksplorasi dan eksploitasi bagi semua daerah-daerah pertambangan yang ada di Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mencukupi pasar dunia dengan tetap memerhatikan perlindungan lingkungan hidup.
MIND ID optimis bahwa 2022 akan lebih baik lagi dan tidak hanya menggantungkan proses bisnis dan revenue stream dari harga komoditas dunia tapi juga sekaligus menjalankan mandat untuk melakukan eksplorasi secara lebih agresif lagi, karena masih banyak spot-spot, wilayah-wilayah izin usaha pertambangan yang belum terutilisasi dengan baik, ini menjadi opportunity dan challenging tersendiri bagi MIND ID Group.
“Presiden Jokowi meminta MIND ID secara grup yang merupakan agen negara harus menyukseskan program pemerintah. Oleh karenanya, semangat merah putih yang menjadi jiwa raganya MIND ID, harus tegak lurus dengan misi Presiden. Pak Jokowi ingin agar MIND ID tidak hanya sekedar ekspor produk mentah, maka hasil olahan tambang perlu diolah lagi dalam bentuk barang setengah jadi, barang yang dapat memberikan nilai tambah dengan penguatan hilirisasi. Hal ini menyebabkan perlu dibangun smelter-smelter baru di Indonesia agar program hilirisasi bisa menghasilkan produk-produk yang bersifat end-product yang bisa langsung dikonsumsi oleh industri,” jelasnya.













