Salah satu penguatan hilirisasi, lanjut Dany, adalah dalam ekosistem industri baterai melalui kerjasama MIND ID, Pertamina, dan PLN membentuk holding Indonesia Battery Corporation untuk produksi baterai. Baterai adalah masa depan Indonesia karena hilirnya adalah bahan baku untuk mobil listrik.
Mobil listrik ini adalah penyumbang zero emission, sehingga menjadi penyumbang terbesar untuk mengurangi emisi karbon.
Jadi menuju kepada zero emission dengan optimalisasi perangkat transportasi publik dengan mengganti menjadi mobil listrik.
Ini merupakah salah satu penguatan dari hilirisasi yang dimaksud pemerintah dalam program besar MIND ID.
Mengenai ESG dan Dekarbonisasi yang masuk dalam G20 yang sudah ditandatangani oleh Presiden Jokowi di tahun 2015 kesepakatan Paris Agreement dan SDG, maka BUMN menyusun inisiatif dekarbonisasi, ada 3 scope yang dibuat.
Yang pertama adalah yang berkaitan dalam core business produksi yaitu dengan mengganti teknologi yang ramah lingkungan.
Kedua adalah yang berkaitan dengan industri penunjang, seperti transportasi dikonversikan ke yang ramah lingkungan, dan scope ketiga adalah yang tidak berkaitan langsung seperti mitra-mitra strategis atau supplier MIND ID Group yang didorong dalam persyaratan menjadi rekanan adalah mereka yang memenuhi emisi standard tertentu.













