“Secara keseluruhan, kapasitas tonase efektif armada meningkat 96,1 persen dari 875.142 DWT menjadi 1.716.107 DWT. Jumlah kapal tanker meningkat dari 17 unit menjadi 30 unit,” tutur Krisnanto.
Lebih lanjut dia mengatakan, pada Kuartal I-2020, rata-rata pendapatan Time Charter Equivalent (TCE) untuk semua segmen kapal tanker BULL meningkat, karena diversifikasi usaha BULL merambah ke pasar internasional.
Selama 20 tahun terakhir, rata-rata pendapatan TCE untuk segmen kapal tanker utama BULL di pasar internasional adalah 52 persen lebih tinggi dari pasar domestik.
Pada Kuartal I-2019, sebesar 20 persen pendapatan TCE BULL berasal dari pasar internasional.
Ini meningkat menjadi sebesar 35 persen di Kuartal I-2020.
Selain itu, di pasar kapal tanker internasional, tingkat harga TCE untuk kapal tanker berukuran Long Range 2 (LR2) dan handy-sized rata-rata meningkat 21,5 persen.
Krisnanto menyatakan, kenaikan tingkat TCE untuk segmen kapal tanker BULL dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni tingkat pemesanan kapal baru yang rendah, kenaikan permintaan dan penurunan pasokan.
“Tingkat pemesanan newbuildings (kapal baru yang sedang dalam konstruksi) berada pada tingkat terendah dalam lebih dari 20 tahun terakhir,” katanya.












