JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Ketegangan geopolitik global dan Konflik Timur Tengah tidak mempengaruhi stabilitas pangan nasional.
Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan cadangan beras pemerintah (CBP) berada dalam kondisi aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kepada Media di Jakarta, Sabtu (7/3), Direktur Operasi Bulog, Andi Afdal menegaskan bahwa pengelolaan CBP berjalan optimal sehingga stabilitas pangan nasional tetap terjaga.
“Stok beras saat ini la berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menjaga ketersediaan pangan nasional,” tegas Afdal.
Stok beras yang saat ini dikelola oleh Perum Bulog mencapai sekitar 3,7 juta ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk menjaga ketersediaan beras serta menstabilkan pasokan dan harga di pasaran.
Menurut Afdal, Bulog terus berupaya untuk memperkuat pengelolaan cadangan beras melalui berbagai langkah strategis.
Diantaranya dengan mempercepat penyerapan produksi beras dalam negeri serta memperbaiki sistem distribusi.
Tujuannya agar pasokan tetap merata di seluruh wilayah Indonesia.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari antisipasi terhadap berbagai tantangan global, termasuk potensi dampak fenomena iklim seperti El Niño yang diperkirakan dapat memengaruhi produksi pangan pada 2026.













