PALEMBANG-PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J),salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Palembang mendapat suntikan modal sebesar Rp23 miliar Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang. Dana tambahan modal yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 akan dipergunakan untuk memperkuat kinerja perusahaan.”Hingga kini, SP2J masih belum dapat diandalkan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Palembang sehingga SP2J tetap memperoleh penyertaan modal, ” ungkap Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Palembang, Candra Darmawan, Senin (30/11).
Modal kerja tersebut, kata dia untuk menunjang kinerja operasional perusahaan, karena keuangan SP2J belum stabil. Namun demikian, dia berharap kedepan, tidak ada lagi penyertaan modal terhadap SP2J.
Menurut Candra, pihaknya sudah menganggap cukup penyertaan modal yang telah diberikan. “Kami anggap sudah cukup banyak penyertaan modal yang telah diberikan. SP2J harus melakukan efisiensi biaya. Untuk tahun depan pemasukan dari perusahaan perlu dipertanyakan. Kenapa harus diberi modal terus. Kami ingin pengeluaran dan pemasukan harus seimbang,” tegasnya. (Irwan Wahyudi).













