JAKARTA-Perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas rumah sakit swasta, PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH) berencana melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) untuk dapat meraup dana masyarakat melalui pasar modal sebesar Rp66,25 miliar.
Berdasarkan Prospektus Ringkas terkait rencana IPO RSCH, pada aksi korporasi ini perseroan akan melepas saham ke publik sebanyak-banyaknya 530 juta lembar bernilai nominal Rp50 per saham atau setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Manajemen RSCH menunjuk PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi Efek.
Adapun harga penawaran awal (book building) atas saham Charlie Hospital ini sekitar Rp105-125 per lembar. Sehingga, melalui IPO ini RSCH bisa meraup dana masyarakat sekitar Rp55,65 miliar hingga Rp66,25 miliar.
Perlu diketahui, masa penawaran awal dilakukan mulai hari ini hingga 8 Agustus 2023.
Manajemen RSCH berharap rencana ini bisa mendapatkan restu dari OJK pada 16 Agustus 2023, sehingga pelaksanaan offering bisa dilakukan pada 21-23 Agustus 2023 dan pencatatan saham di BEI pada 25 Agustus 2023.
Perlu diketahui, untuk Tahun Buku 2022 perseroan mencatatkan rugi bersih mencapai Rp7,35 miliar, bahkan hingga akhir Februari tahun ini RSCH masih menderita rugi bersih sebesar Rp625,4 juta.













