Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat di kisaran 6.260-6.300. Seperti diketahui, penutupan IHSG di akhir tahun 2018 juga mengalami penguatan ke level 6.194.
Penguatan ini adalah fenomena window dressing yang biasa terjadi dari akhir tahun hingga awal tahun. Fenomena ini dikaitkan dengan perombakan portfolio oleh manajer investasi sehingga terlihat menarik bagi investor khususnya asing.
Dari dalam negeri, ada proyeksi inflasi 2018 yang cukup rendah di bawah target 3,5% yoy. Inflasi yang rendah ini menjadi daya tarik investor di saat yield surat berharga tinggi. Selain itu, ada sinyal positif yang datang dari APBN yang mencatat penerimaan negara 100% dari target dan defisit di bawah 2,19%.













