JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT Atlas Resources Tbk (ARII) memutuskan untuk melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD) alias private placement untuk memenuhi kebutuhan pendanaan modal kerja.
Dalam surat penjelasan manajemen ARII kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 9 Oktober 2025, dana yang akan diperoleh melalui PMT-HMETD akan difokuskan untuk pendanaan modal kerja, mengingat saat ini perseroan menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pembiayaan dari pihak ketiga seperti perbankan.
“Penyaluran dana yang diperoleh melalui PMT-HMETD ini memiliki urgensi untuk dipakai sebagai pendanaan modal kerja perseroan, dikarenakan perseroan mengalami kesulitan dalam mendapatkan pendanaan modal kerja dari pihak ketiga,” tulis manajemen ARII.
Menurut Direktur ARII, Joko Kus Sulistyoko dalam surat resmi kepada BEI, rencana private placement tersebut akan terlebih dahulu meminta persetujuan para pemegang saham melalui RUPS Luar Biasa yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2025, dengan jangka waktu pelaksanaan paling lama dua tahun sejak tanggal penyelenggaraan RUPS-LB.
Joko memperkirakan, potensi dana yang akan diperoleh dari aksi korporasi ini mencapai USD3,9 juta atau setara dengan Rp63,9 miliar (mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia per 29 Agustus 2025 sebesar Rp16.356/USD).















