JAKARTA-Kegiatan ekspor mineral selama Agustus 2014 diprediksi mengalami peningkatan, sehingga kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan cadangan devisa bulan ini.
“Mungkin (cadangan devisa hingga akhir Juli 2014) akan diumumkan sore ini. Nanti mulai bulan depan, saya yang akan mengumumkan,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Agus Martowardojo di Jakarta, Jumat (8/8).
Menurut Agus Marto, pihaknya menyambut baik perkembangan pada pekan kemarin, terkait terciptanya solusi mengenai ekspor mineral di masa mendatang.
“Bukan hanya freeport, tetapi ada lebih dari 100 kontrak karya sudah berhasil dilakukan renegosiasi,” ujar Agus Marto.
Sebagaimana diketahui, hingga akhir Juni 2014, BI mencatat nilai cadangan devisa sebesar US$107,7 miliar atau lebih tinggi dari realisasi pada sebulan sebelumnya yang hanya US$107 miliar.
Dia mengatakan, sejauh ini BI sudah melihat adanya ekspor mineral, sehingga kegiatan perdagangan internasional itu pun telah mampu menambah penerimaan negara.
“Jadi kami menyambut baik, karena itu akan memperbaiki kinerja ekspor kita. Kami melihat di 2014 perbaikan dari ekspor nonmigas dan juga ekspor sumber daya alam akan membaik,” paparnya.
Agus Marto menambahkan, pihaknya juga mengikuti bahwa dari Januari sampai Juni 2014 ada perbaikan ekspor nonmigas dibandingkan dengan setahun yang lalu.













