Platform resmi kripto yang dapat Anda gunakan diantaranya adalah Pintu, Indodax, Tokocrypto, Pluang, dan sebagainya.
Platform yang resmi umumnya telah memiliki sistem keamanan yang memadai untuk melindungi aset kripto para investor.
Setelah memilih platform yang aman, Anda dapat membuat akun, melakukan verifikasi identitas, dan mulai melakukan transaksi kripto.
2. Memahami resiko investasi kripto
Mata uang kripto memiliki sifat yang sangat fluktuatif, nilainya dapat berubah drastis dalam waktu yang cukup singkat. Oleh karena itu, investasi kripto dapat memiliki resiko yang tinggi.
Saat berinvestasi kripto, Anda harus siap untuk resiko kehilangan uang yang Anda investasikan jika nilai mata uang kripto Anda tiba-tiba turun drastis.
Untuk meminimalkan resiko, sebaiknya hindari menginvestasikan uang untuk mata uang kripto di luar batas kemampuan. Investasikan uang Anda dalam jumlah aman, sehingga keuangan tidak terganggu meskipun saat Anda mengalami kerugian.
Untuk pemula, sebaiknya mulailah berinvestasi kripto dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu.
3. Simpan mata uang kripto dengan aman
Simpan mata uang kripto Anda di dompet kripto yang aman. Ada dua jenis dompet kripto, yaitu yang berbentuk platform atau aplikasi (hot wallet), dan hardware wallet (cold wallet) yang berbentuk fisik.












