JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Sorotan terhadap dugaan skandal migas di Kota Bekasi kembali mencuat.
Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai penanganan perkara ini tidak boleh berhenti di tahap wacana, apalagi jika menyangkut potensi kerugian negara ratusan miliar rupiah.
Ia menegaskan, aparat penegak hukum harus menunjukkan keberanian membongkar perkara yang berkaitan dengan sektor energi daerah, yang selama ini rawan menjadi ladang rente.
“Selain keseriusan dalam menangani perkara-perkara yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Belakangan, kejaksaan terus menunjukan keseriusannya dalam upaya pemberantasan korupsi. Skandal migas Kota Bekasi pun jangan sampai dibiarkan,” kata Uchok, Jumat (20/2/2026).
Uchok menilai, upaya efisiensi anggaran yang tengah dicanangkan pemerintah pusat justru akan kehilangan makna jika praktik korupsi di daerah tidak disentuh secara serius.
Menurutnya, saat ini Presiden Prabowo tengah melakukan efisiensi anggaran.
Dengan demikian upaya penegak hukum harus makin serius lagi dalam melakukan pemberantasan dan pencegahan korupsi.
“Bakal percuma kalau anggarannya diefisiensikan tapi praktik korupsinya dibiarkan, apalagi sampai dipetieskan,” ungkap Uchok.











