Namun ternyata anggaran sebesar Rp 489.2 Miliar masih belum cukup.
OJK masih harus mengeluarkan anggaran lagi untuk pekerjaan jasa kontruksi dalam rangka penyedia ruang kerja dan rakondisi ruang kerja sebesar Rp 19.7 Miliar.
Atau untuk angka yang lebih riil, OJK membutuhkan anggaran sebesar Rp 34.6 miliar untuk penataan untuk keseluruhan gedung Wisma Mulia 1 dan Wisma Mulia 2.
Selain itu, yang menjadi pertanyaan berapa anggaran fee yang keluar jika realisasi sewa gedung sebesar Rp 489.2 Miliar tersebut.
Bila mendengar dan membaca dari agen properti yang fokus pada jual beli atau sewa menyewa akan jatuh fee berkisar antara 1-3 persen.
“Asyik bukan, bila mendapat fee berkisar 1 – 3 dari realisasi anggaran sebesar Rp 489.2 Miliar,” jelasnya.














