Nexalume Anti Virus merupakan bahan baku baja ringan yang sudah dilapisi cairan anti-virus dan di-“coating” 3 kali dengan “nano-coating”. Bahan baku ini nanti bisa digunakan dalam berbagai keperluan seperti meja peralatan medis di rumah sakit, dan bahkan transportasi umum yang rawan dihinggapi dan menjadi tempat berkembang biak virus pembawa penyakit.
Sementara itu Sakura Truss Avico merupakan rangka atap baja ringan yang sudah dilapisi cairan anti-virus. Rangka atap baja ringan anti-virus ini diharapkan juga dapat melindungi masyarakat dari bakteri dan virus yang ditularkan dari binatang yang hidup di atap rumah seperti tikus.
“Produk ini memang untuk membuat permukaan baja ini jauh lebih aman digunakan. Jadi bisa mengurangi inhabitan rate atau tempat virus berkembang sampai 99,91 persen. Jika virus menempel bukan dia mati tapi media tersebut oleh teknologi dari nexalum anti-virus ini bisa membuat virus ini jadi tidak bisa berkembang biak. Otomotis ini punya satu anti microbrial di permukaan tersebut,” kata Stephanus.
Semula pihaknya hanya bisa mampu memproduksi baja ringan tersebut dengan kuantitas terbatas, tapi dengan aplikasi di mesin pelapisan (CGL) akhirnya, bisa diproduksi lebih cepat dan lebih banyak. “Jadi satu bulan kapasitasnya 18 ribu ton. Dan ini kami harap bisa digunakan di mana-mana,” kata Stephanus.














