Cendekiawan Lintas Iman Untuk Persatuan Bangsa ini juga sangat prihatin dan menyayangkan seluruh rangkaian kejadian penyaluran aspirasi masyarakat yang berujung pada kerusuhan di berbagai wilayah tanah air.
Kejadian ini telah melukai rasa kebersamaan kita sebagai bangsa dan meninggalkan luka mendalam dalam perjalanan demokrasi Indonesia.
“Peristiwa ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki segala sesuatu demi kebaikan bersama. Kesalahan dan kekurangan yang terjadi harus dijadikan pelajaran agar tidak terulang di masa depan,” terangnya.
Pernyataan Bersama
Sehubungan dengan itu, kami menyampaikan beberapa seruan sebagai berikut:
Pertama, Menjaga Kesatuan dan Persatuan NKRI.
“Kami menegaskan komitmen untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia. Persatuan bangsa adalah warisan luhur para pendiri negara yang harus kita pelihara dengan kesadaran, cinta tanah air, dan semangat gotong royong.
Kedua, Mendengarkan Aspirasi Rakyat.
Kami menyerukan kepada Pemerintah dan Parlemen agar sungguh-sungguh mendengar, menghargai, dan menindaklanjuti aspirasi rakyat dengan penuh kearifan.
Suara rakyat adalah amanah yang tidak boleh diabaikan, melainkan harus menjadi dasar bagi setiap kebijakan dan keputusan kenegaraan.















