Selain itu, jasa keuangan, busana dan desain perhiasan, inovasi makanan, standar obat dan makanan, produk herbal, dan pemetaan standar.
Ketua Perunding Indonesia Deddy Saleh mengatakan bahwa dari sembilan early outcomes tersebut, lima kerja sama telah berjalan.
Sebanyak tiga kerja sama yang akan segera dimplementasikan, yaitu kerja sama di bidang standar obat dan makanan, kerja sama produk herbal, dan kerja sama pemetaan standar, serta satu yang masih dibahas yaitu skills exchange.
Early outcomes merupakan salah satu ciri khas dari IA-CEPA yang tidak dimiliki CEPA lainnya.
Pengaturan ini merupakan keputusan yang diambil kedua pemerintah melihat potensi kerja sama yang dapat digali bersama. Keputusan ini dapat diimplementasikan langsung tanpa harus menunggu selesai perundingan lain di dalam perjanjian ini.
Early outcomes IA-CEPA digagas oleh kedua negara sejak dicapai kesepakatan untuk me-reaktivasi Perundingan IA-CEPA pada bulan Maret 2016.
Saat itu, kedua negara sepakat agar IA-CEPA menjadi suatu perjanjian dagang yang tidak bersifat tradisional dan mengedepankan keuntungan bagi kedua belah pihak.














