JAKARTA-Banyaknya artis dan orang-orang bermasalah yang mendaftar sebagai caleg dan berlomba masuk DPR, hal ini merupakan cerminan dari masyarakat yang aneh dan sakit. “Ini pertanda masyarakat kita mulai sakit,” kata Pakar Komunikasi, Tjipta Lesmana dalam diskusi “Caleg Artis Mampukah Tingkatkan Kualitas Parlemen ?” bersama Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung dan caleg PDI Perjuangan DPR RI Yessy Gusman di Jakarta, Kamis (2/5).
Menurut Guru Besar FISIP Universitas Pelita Harapan ini, masyarakat harus berani melalukan penolakan terhadap banyaknya artis yang menjadi caleg. Alasannya, anggota DPR sebagai orang terhormat memiliki tugas berat. “Jadi, rakyat harus keras menolak artis dan orang-orang bermasalah menjadi wakil rakyat. Sebab, tugas wakil rakyat itu berat dan mulai serta harus terus berorientasi untuk kepentingan bangsa dan negara,” tambahnya.
Oleh sebab itu Tjipta menyarankan masyarakat untuk mengingatkan pimpinan partai agar tidak menyalonkan orang bermasalah dan artis atau orang yang hanya populer, hanya bisa goyang dan bernyanyi, dan dijadikan sebagai pendulang suara atau vote getter saja. “Untuk itu kita sama-sama berdoa agar tak ada artis yang masuk DPR RI. Sebab, terbukti kualitas DPR akan lebih buruk,” tegasnya.












