JAKARTA-PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mengumumkam bahwa perseroan telah mengoperasikan 53 unit forklift listrik yang dibeli dari produsen kendaraan listrik asal China, BYD Company Ltd. Jumlah armada tersebut merupakan yang terbesar disuplai BYD ke Indonesia.
Menurut Presiden Direktur TPIA, Erwin Ciputra, pembelian forklift listrik itu dilakukan secara bertahap sejak 2020.
“Untuk menjawab tantangan perubahan iklim, penting untuk mengembangkan sistem transportasi berkelanjutan dan mengurangi emisi kendaraan,” kata Erwin dalam siaran pers TPIA yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (8/2).
Erwin mengungkapkan, perseroan mengakui keunggulan BYD dalam menerapkan teknologi pada kendaraan listrik.
“Melalui investasi ini, kami bersemangat untuk membangun momentum yang berfokus pada keberlanjutan dan prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG),” imbuhnya.
Dia mengatakan, BYD merupakan perusahaan energi baru terbarukan yang berupaya menerapkan teknologi hijau, serta mengutamakan standar keselamatan berbasis lingkungan.
Sebagaimana diketahui, pada 2012 BYD meluncurkan forklift menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) pertama dan diproduksi secara massal di dunia.













