JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk kembali bergerak menanjak, setelah kemarin ditutup menguat 0,94 persen ke posisi 8.602 yang sekaligus sebagai rekor tertinggi sepanjang masa (ATH).
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh lembaga edukasi pasar modal, Republik Investor, pada perdagangan hari ini pergerakan IHSG akan dibalut sentimen positif terkait dengan peningkatan ekspektasi pelaku pasar terhadap potensi pemangkasan suku bunga acuan Federal Reserve AS pada Desember 2025.
“IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan, dengan resistance di level 8.643 dan support di level 8.525,” kata pendiri Republik Investor, Hendra Wardana dalam riset harian untuk perdagangan Kamis (27/11).
Secara teknikal, jelas Hendra, posisi IHSG yang sudah bertahan di atas MA5, MA20 dan penutupan
di atas level psikologis 8.600, menunjukkan bahwa momentum bullish tetap terjaga dan bahkan ada potensi menuju resistance 8.650.
“Penguatan mayoritas bursa Asia turut memberikan dorongan, meski ketegangan geopolitik terkait Taiwan dan China tetap menjadi risiko eksternal yang perlu diperhatikan,” ungkap Hendra.
Dari Eropa, lanjut dia, perkiraan terkait membaiknya data GfK Consumer Confidence Jerman bisa menjadi sentimen positif tambahan bagi IHSG.













