Pengembangan budaya Melayu sebagai payung bagi budaya lainnya dalam kehidupan bermasyarakat, yang dipadukan dengan pengembangan wisata yang berbasis kelautan dan budaya setempat, menjadi salah satu misi dari pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerahnya.
Sebagai bagian dari wilayah Kepulauan Riau, Batam memiliki lokasi yang strategis (dekat dengan Singapura dan Malaysia), dan cukup baik untuk berinvestasi, baik oleh investor lokal maupun investor asing.
“Dengan tersedianya berbagai sarana dan prasarana yang sangat menunjang untuk kebutuhan usaha/bisnis dari para investor, seperti pelabuhan bongkar muat dengan standar internasional, kawasan industri, dan didukung free trade zone area, hal ini sangat mendukung iklim investasi di kota Batam,” kata Handoyo.
Berdasarkan Kajian Ekonomi Regional Triwulan IV/2012 Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebesar 8,21% lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2011 sebesar 6,6%.
Sektor industri pengolahan, dan sektor perdagangan, hotel, dan restoran masih menjadi penggerak utama perekonomian di Kepulauan Riau.
Sebagai bagian dari Kepulauan Riau, Batam memiliki kontribusi yang cukup penting terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau melalui sektor bisnis dan pariwisatanya.













