“Melalui sistem DBLM ini pula, kebutuhan masyarakat atas produk dan layanan Syariah yang lengkap serta memiliki kualitas setara dengan produk dan layanan perbankan induknya dapat terpenuhi,” ungkap Handoyo.
Sementara itu, U Saefudin Noer, Head of Syariah Banking CIMB Niaga menambahkan, dari sisi kinerja CIMB Niaga Syariah terus menunjukkan performa positif.
Berdasarkan publikasi per 31 Maret 2013, CIMB Niaga Syariah berhasil mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp54 miliar, meningkat 153% dibandingkan pencapaian di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21 miliar.
CIMB Niaga Syariah juga mencatatkan pertumbuhan aset menjadi sebesar Rp10,28 triliun per 31 Maret 2013, meningkat 81% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,66 triliun.
Sementara untuk dana pihak ketiga (DPK), tercatat sebesar Rp7,69 triliun, atau meningkat 67% dibandingkan periode yang sama tahun 2012 yang sebesar Rp4,60 triliun.
CIMB Niaga Syariah terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya nasabah setia CIMB Niaga Syariah, baik melalui inovasi atas produk perbankan syariah, maupun pelayanan kepada nasabah.
Faktor pelayanan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan jumlah nasabah.
Dalam hal ini, keunggulan pelayanan CIMB Niaga Syariah telah diakui oleh pihak luar dengan diraihnya penghargaan Banking Service Excellence Award 2013 dari Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI) dengan menempati peringkat kedua kategori pelayanan prima diantara unit usaha syariah di Indonesia.













