“Tapi belakangan ternyata Andi malah terkesan enggan membuktikan ucapannya dan malah berfoto dengan Prabowo: orang yang dicibirnya,” jelasnya.
Lebih jauh Karding mendorong kepolisian mengusut tuntas persoalan ini. Selain meminta keterangan Andi Arief, polisi juga perlu membongkar siapa penyebar informasi awal soal surat suara yang beredar melalui rekaman suara aplikasi Whatsapp tersebut.
“Pengungkapan kasus ini menjadi penting bukan saja untuk memastikan bahwa pemilu kita akan berlangsung jujur dan adil tapi juga memastikan bahwa demokrasi yang sedang kita lakukan terbebas dari narasi kebohongan,” pungkasnya. ***














