“Sejauh ini kami berdua merasa pas untuk berpasangan. Kalau ada yang merasa lebih pas, silahkan datang. Tentu kami akan lakukan fit and proper karena minimal orangnya harus berani dan berkomitmen dengan tagline ‘Jangan Mencuri’. Kalau dia tidak berani, kasihan NTT,” lanjutnya.
Sebelum mendaftar ke DPW PAN NTT, Orias menjelaskan bahwa dia telah membangun komunikasi dengan Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno, serta berkomunikasi dengan beberapa partai di tingkat DPP.
Sebastian Salang menambahkan bahwa mereka telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai di tingkat DPP, meskipun hal tersebut masih dalam proses awal.
“Komunikasi yang kita lakukan itu tentu masih proses awal. Komunikasi tidak akan berhenti sampai kita memastikan dapat SK dari partai,” ujar Sebastian Salang.
Sementara itu, Ketua Tim Pilkada DPW PAN NTT, Marthen Lenggu, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada enam calon yang mendaftar di DPW PAN. Namun, kata dia, hanya Orias dan Sebastian yang mendaftar sebagai pasangan gubernur dan wakil gubernur.
Empat calon lainnya mendaftar secara perorangan sebagai bakal calon gubernur atau wakil gubernur.














