Menurut dia, program Penjualan Daging Sapi Murah ini direncanakan akan berlangsung hingga H-2 Idul Fitri 2013, dimana harga daging sapi diharapkan akan menunjukkan penurunan dan setelah itu akan menyesuaikan dengan perkembangan harga yang terjadi.
”Untuk program penjualan perdana ini, kami khususkan untuk DKI Jakarta dengan pertimbangan kebutuhan daging sapi yang relatif tinggi dan perkembangan harga di DKI Jakarta menjadi barometer penetapan harga untuk provinsi lainnya,” jelas Mendag.
Daging sapi yang dipasok untuk program Penjualan Daging Sapi Murah ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Perdagangan, Perum Bulog, Pemda DKI Jakarta (Dinas Perdagangan dan PD. Pasar Jaya),PT. Artha Graha,dan Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) yang mengambil sapi hidup difeedlotterPT.Tanjung Unggul Mandiri (PT.TUM).
Untuk penjualan perdana kali ini, PT. Artha Graha menyediakan 20 truk dan Perum Bulog 2 truk daging sapi dalam bentuk beku. Seluruh daging sapi tersebut akan dijual dengan harga eceran tertinggi ke masyarakat sebesar Rp. 70.000/kg.
Daging sapi dari Perum Bulog akan didistribusikan ke Pasar Jatinegara dan Pasar Rakyat di Kantor Walikota Jakarta Utara.
Daging sapi dari PT. Artha Graha ditujukan ke 20 titik kelurahan di wilayah DKI Jakarta, yaitu untuk wilayah Jakarta Barat di kelurahan Kapuk, Tomang, Duri Utara dan Kedoya Selatan; untuk wilayah Jakarta Selatan di kelurahan Manggarai, Setiabudi, Pasar Minggu dan Lebak Bulus; untuk wilayah Jakarta Utara di kelurahan Kapuk Muara, Warakas, Tugu Selatan dan Sukapura; untuk wilayah Jakarta Pusat di kelurahan Kampung Rawa, Sumur Batu, Petamburan dan Kwitang; serta untuk wilayah Jakarta Timur di kelurahan Gedong, Kalisari, Kramat Jati dan Pulo Gebang.














