YOGYAKARTA-Dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Atma Jogja (UAJY) dan Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, Dr. Y. Sri Susilo, SE, M.Si mengatakan dampak pandemik Covid-19 terhadap sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Yogyakarta sangat significant.
Dampaknya, baik dari sisi penawaran/produksi maupun sisi permintaan.
Menurutnya, dari sisi penawaran, pasokan bahan baku baik domestic maupun impor terhambat.
Sedangkan dari permintaan, banyak pesanan dibatalkan dan jumlah pembelian turun drastris.
“UMKM di DIY terdampak Pandemi Covid-19 secara signifikan”, jelas Y. Sri Susilo dalam Dikusi Kritis Media Yogyakarta #04 digelar di Kafe Taru Martani, Sabtu (25/07/20).
Sebagai nara sumber Miyono (BI), Ni Made Dwipanti Indrayanti (Pemda DIY), Huda Tri Yudiana (DPRD DIY), , Cahya diJoko (Pelaku Ekonomi), dan pelaku usaha dari ASITA DIY.
Sebagai moderator Dwi Suyono (Koordinator Diskusi). Topik yang diusung adalah “Quo Vadis UMKM DIY?”.
Untuk menggerakkan UMKM di DIY Sri Susilo harus dimulai dari menggerakan kegiatan industry pariwisata dan jasa pendidikan.
Kedua kegiatan ekonomi tersebut menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di DIY.
“Industri pariwisata di DIY harus mulai digerakkan secara selektif, terbatas dan menerapkan protocol kesehatan yang ketat,” tegas Susilo.














