JAKARTA-Dana pembangunan proyek infrastruktur, jalan Tol Kunciran-Cengkareng telah disiapkan sekitar Rp2,5 triliun. Sejumlah bidang tanah yang akan dibebaskan sudah mulai bayar. “Investasi untuk proyek tol Kunciran-Cengkareng telah disediakan Rp2,5 triliun untuk konstruksi. Sisanya, untuk pembebasan lahan sebesar Rp1,9 triliun. Makanya, sejak 4 Juni lalu sudah dimulai pembayaran ganti rugi lahan,” kata Direktur Utama PT Marga Kunciran Cengkareng Hendro Atmodjo di Jakarta, Jumat (7/6)
Lebih jauh kata Hendro, proyek tol itu, sepanjang 14,2 kilometer ditargetkan kelar dan beroperasi pada 2015. Setidaknya, targetnya 2014 sudah ada pembangunan konstruksi. “Jika lahan selesai tahun ini, tahun depan konstruksi sudah bisa dimulai selama 18 bulan sehingga pada 2015 sudah beroperasi. Itu targetnya,” tambahnya
Oleh karena itu, kata Hendro, minimal 75 persen lahan sudah harus tuntas dibebaskan tahun ini. Jika meleset, proses konstruksinya terhambat dan pengadaan lahan akan menggunakan undang-undang lahan baru. “Ini akan membuat pembangunannya berjalan lebih lama,” katanya.
Dia menjelaskan, pembayaran uang ganti rugi sebesar Rp5,5 miliar disalurkan kepada pemilik 16 bidang lahan seluas 2.831 meter persegi (m2). Ke-16 bidang lahan yang dibebaskan berada di Desa Panjang, Kodya Tangerang.













