Sebagai sponsor utama acara Indonesia Trade & Commodity Finance Conference, Danamon diperkuat oleh tim kompeten dan berpengalaman di bidang trade finance guna mendukung dan membantu nasabah kami mencapai tujuan bisnisnya secara efektif. Selain itu, Danamon juga dilengkapi dengan layanan Trade Service Point at Port (TSPP) sebagai one stop service untuk memberi kemudahan bagi nasabah trade finance dalam kegiatan ekspor impor di pelabuhan Jakarta, Medan, dan Surabaya. Pada kuartal pertama tahun 2014, bisnis trade finance Danamon mencetak pertumbuhan 44% dibandingkan kuartal pertama tahun 2013 menjadi Rp 10,1 triliun untuk pembiayaan tunai (cash loans), sementara itu pembiayaan non-tunai (non-cash loans) tumbuh sebesar 44% juga menjadi Rp 9,3 triliun pada periode yang sama. “Sejak tahun 2012, selain menawarkan jasa pembiayaan perdagangan dan resi gudang secara konvensional, Danamon, melalui Danamon Syariah, juga telah memulai proses edukasi dan pembiayaan kepada nasabah trade finance. Pembiayaan dan jasa fasilitasi perdagangan seperti penerbitan Letter of Credit (LC), negosiasi export, pembiayaan Open Account, pembelian alat berat dan produk-produk pembiayaan lain kini telah dapat dilakukan dengan berbagai akad syariah seperti Mudharabah, Murabaha serta IMBT (Ijarah Muntahiyah bit Tamlik). Sepanjang tahun 2013 Danamon Syariah telah melakukan pembiayaan perdagangan dengan volume sebesar Rp 200 milyar. Pada tahun 2014, Danamon Syariah merencanakan akan meningkatkan volume kegiatan pembiayaan perdagangan ini hingga Rp 500 milyar,” tambah Direktur Danamon Syariah,Herry Hykmanto.












