Memasuki tahun ke-5 perjalanan program Pasar SEJAHTERA, Danamon Peduli mengambil langkah strategis dalam pengembangan fokus pelaksanaan program, yaitu pada aspek promosi. Kegiatan promosi mendorong pasar rakyat mampu bersaing dengan pasar ritel modern yang diharapkan dapat memenangkan hati masyarakat. Dengan tema Kampanye Nasional 2015 “Mengembalikan Pasar Rakyat Menjadi Primadona Perekonomian Indonesia,” rangkaian kegiatan yang menampilkan kekayaan sebuah pasar dengan melihat dari aspek sejarah, budaya, kearifan lokal, kekayaan komoditas dan kuliner yang dikemas secara kreatif dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat digelar dengan nama acara “Festival Pasar Rakyat Tejoagung.”
Kegiatan ini dihadiri oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Sri Agustina, Subdit PKS Kementerian Kesehatan, Yuli Karmen, Sekda Kota Metro, Drs. Hi. Ishak, M.H, Wakil Direktur Utama Danamon Muliadi Rahardja, Ketua dan Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi.
Bertempat di Pasar Tejoagung Kota Metro, Festival Pasar Rakyat berbagai kegiatan digelar seperti lomba masak olahan ikan, lomba mural melukis tong sampah untuk pelajar, dan penghijauan pasar dengan gerakan “Satu Pedagang Satu Pohon.” Khusus membahas warisan kuliner khas Lampung “Seruit,” nara sumber lokal Yohana melakukan demo masak sekaligus menceritakan filosofi indahnya kearifan lokal dibalik kebiasaan “Nyeruit” bersama Pemerhati Kuliner, Arie Parikesit dan Junior Master Chef Indonesia, Zidan sebagai simbol golongan muda yang setia kepada pasar rakyat. “Kampanye nasional untuk pasar rakyat adalah rangkaian kegiatan untuk menyebarluaskan pesan sosial bahwa pasar adalah ruang publik tempat interaksi sosial tertua Bangsa Indonesia yang harus terus kita kembangkan dan dijaga. Salah satunya melalui kegiatan Festival Pasar Rakyat, dimana kami mengundang berbagai pihak untuk berperan aktif dan memanfaatkannya sebagai alat menyampaian pesan mengenai misi dan keberpihakan perusahaan tersebut kepada ekonomi kerakyatan,” tambahnya.













