JAKARTA – Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa bank Himpunan Milik Negara (Himbara) siap menambah alokasi kredit usaha rakyat (KUR) perumahan hingga Rp250 triliun tahun depan.
“Jika penyerapan berjalan baik dan efisien, kami yakin alokasi ini bisa ditambah hingga Rp250 triliun tahun depan,” kata Rosan dalam Pertemuan dan Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa kepada ANTARA di Jakarta, Selasa malam (16/9).
Menurut Rosan, sektor perumahan adalah salah satu prioritas karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan dalam jumlah besar dan memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian.
Pemerintah melalui Danantara akan menggelontorkan Rp130 triliun untuk KUR perumahan pada tahun ini.
Kredit program perumahan ini merupakan pembiayaan modal kerja atau investasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) individu atau badan usaha, guna mendukung pencapaian program prioritas 3 juta rumah.
Dengan KUR tersebut, pemerintah akan memberikan subsidi bunga 5 persen bagi kelompok suplai dan suku bunga kredit fixed 6 persen dari sisi kelompok permintaan.
Sisi suplai meliputi pengembang perumahan, penyedia jasa konstruksi, serta pelaku UMKM bahan bangunan.













