JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengungkapkan kriteria saham-saham yang akan menjadi pilihan investasi mereka di pasar saham Indonesia ke depan.
Managing Director Treasury Danantara Indonesia Ali Setiawan menyebut beberapa indikator akan menjadi pertimbangan bagi Danantara dalam memilih saham tertentu untuk menjadi tujuan investasinya.
“Kita tidak akan ke saham-saham gorengan atau saham yang Price to Earnings Ratio (PE)-nya luar biasa. Tapi pasti kita assessment dengan kriteria kita. Jadi, kalau saham itu kita lihat Return on Equity (ROE)-nya, PE-nya, dividend yield-nya, market cap, profitability-nya, dan likuiditas hariannya,” ujar Ali dalam Media Lunch with Danantara Indonesia kepada ANTARA di Jakarta, Jumat (28/11).
Ia memastikan, dalam waktu dekat Danantara Indonesia akan mulai mengalokasikan investasinya ke pasar modal Indonesia.
Menurutnya, pasar modal menjadi tempat strategis untuk melakukan investasi dibandingkan ke perbankan, yang mana cenderung lebih likuid dan memungkinkan penempatan dana besar.
“Mungkin lima tahun ke depan, kita sebagai SWF dual mandate objective, dimana untuk project strategis ada, untuk project private yang commercially return yang bagus ada, dan untuk yang mencari return ke pasar modal pun ada, jadi balance;” ujar Ali.















