LONDON-Indonesia Infrastructure Investment Forum (IIIF) yang diselenggaraka Pusat Promosi Investasi Indonesia (IIPC) di London, bekerja sama dengan KBRI di London didukung Bank Sentral Indonesia, Bank Mandiri dan Bank BNI menarik minat para investor Inggris.
Bahakn para pengusaha Inggris menyatakan ketertarikkannya untuk berinvestasi di bidang insfratruktur pada industri pariwisata di daerah Danau Toba dan di Labuan Bajo Flores yang masuk dalam program pemerintah 10 Bali Baru. Kegitan ini mendapat dukungan dari Bank Sentral Indonesia, Bank Mandiri dan Bank BNI di London diadakan di auditorium Hotel Andaz, London.
Direktur Kantor Perwakilan BKPM di London, Nurul Ichwan kepada Antara London, Minggu mengatakan Forum bertujuan untuk menarik minat dan pertukaran gagasan terkait peluang investasi di sektor infrastruktur di Indonesia.
Diharapkannya dalam forum ini dapat mempertemukan pemangku kepentingan dan perusahaan untuk berinvestasi di Indonesia, serta mempromosikan investasi asing di Indonesia dan tidak kalah pentingnya, pembentukan dialog antara semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam kerjasama dan investasi pada proyek infrastruktur di Indonesia.
Dalam IIIF, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mengatakan potensi investasi Inggris di Indonesia masih cukup besar khususnya di bidang keuangan dan jasa.











