Bakhrul menambahkan, setelah Amran, posisi keempat menteri sektor ekonomi dengan kinerja terbaik menurut responden yakni Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dengan 7 poin, Menteri Perdagangan Budi Santoso (5 poin), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (1 poin), dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (0 poin).
Sementara, dengan pertanyaan yang sama, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menjadi pejabat yang dinilai memiliki kinerja paling buruk di sektor ekonomi oleh 120 responden.
Dadan mengumpulkan poin minus (-) 67.
Di atasnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dinilai sebagai pejabat dengan kinerja paling buruk kedua dengan minus (-) 22 poin.
“Di sektor ekonomi ini, peringkat pertama itu diduduki oleh Dadan Hindayana sebagai menteri dengan kinerja terburuk. Kemudian yang kedua ada Widiyanti Putri, yaitu sebagai menteri pariwisata, yang itu mendapatkan poin minus 22, yang artinya menempati peringkat kedua dengan menteri dengan kinerja terburuk,” ujar Bakhrul.
Masih dari data Celios, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko dengan poin -17. Menteri koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjadi pejabat dengan kinerja terburuk keempat dengan poin -11.












