Per 30 Juni 2025, DEWA memiliki utang sebesar Rp5,15 triliun, turun 6,18% dari Rp5,49 triliun per Desember 2024. Ini terdiri atas utang jangka pendek Rp3,06 triliun dan utang jangka panjang Rp2,1 triliun.
Adapun jumlah aset dan ekuitas DEWA per Juni 2025, masing-masing sebesar Rp10,04 triliun dan Rp4,88 triliun.
DEWA mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp167,99 miliar pada semester I 2025, melejit 1.079,95% jika dibandingkan Rp14,23 miliar pada semester I 2024.
Pendapatan bersih DEWA naik 6,44% menjadi Rp3.10 triliun, dari Rp2,92 triliun pada semester I 2024.














