JAKARTA-Bank DBS dinobatkan sebagai “Bank Teraman di Asia” atau “Safest Bank in Asia” selama 12 tahun berturut-turut oleh Global Finance, majalah ekonomi bermarkas di New York.
DBS mempertahankan kedudukannya sebagai bank umum (commercial bank) teraman keempat di dunia dan bank teraman ke-14 di dunia, yang diraih pada 2019 dan 2018.
Penerbit dan Direktur Redaksi Global Finance Joseph D. Giarraputo mengatakan, hampir sepanjang 2020, dunia terpuruk karena pandemi Covid-19, penurunan tajam dalam berbagai kegiatan ekonomi, dan dalam beberapa kasus, gejolak sosial serius.
Berbagai perubahan tersebut dapat berdampak besar pada kelayakan kredit bank.
Namun, yang mengejutkan, peringkat berbagai bank terbesar di dunia dalam daftar “Bank Teraman di Dunia” Global Finance tetap stabil.
Masyarakat hanya dapat berspekulasi kapan, atau bila, perubahan akan datang.
Sementara itu, peringkat ini akan digunakan oleh perusahaan, pemodal atau investor, dan juga nasabah individual untuk mengukur keamanan relatif bank yang akan mereka pilih untuk berbisnis.”
“Pada tahun yang penuh dengan turbulensi di berbagai bidang, DBS dipastikan menjadi bank teraman di Asia untuk tahun ke-12 berturut-turut dan salah satu Bank Teraman di Dunia. Ini bukti atas kemampuan DBS bertahan dan beradaptasi, serta perwujudan kedudukan kuatnya di pasar utama di seluruh kawasan,” tambah Global Finance.
Chief Financial Officer Bank DBS Chng Sok Hui mengatakan, merupakan sebuah kehormatan bagi kami bahwa Global Finance kembali mengakui kami sebagai Bank Teraman di Asia untuk tahun ke-12 berturut-turut.














