Dikatakan Ketua Umum PAN, inilah yang akan menimbulkan kesenjangan dan bertentangan dengan demokrasi Pancasila.
Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto mengapresiasi buku yang ditulis politisi Golkar tersebut, karena di tengah kesibukannya sebagai anggota DPR RI, yang bertugas membuat UU (legislasi), budget (anggaran), dan pengawasan, ternyata Pak Rambe Kamarul Zaman, masih sempat menulis buku ilmiah. “Tentu, buku ini banyak manfaatnya untuk masyarakat sebagai fakta sejarah, yang bisa diwariskan ke generasi mendatang,” ungkapnya.
Menurut mantan Ketua DPR RI itu, buku ini lengkap dari bab ke bab bisa menjadi rujukan penting bagi pegiat pelaksanaan Pilkada serentak II, yang akan berlangsung pada 15 Februari 2017. “Dimana setiap menjelang Pilkada, kita percaya bahwa pesta demokrasi itu akan membawa perubahan besar, baik bagi pusat maupun daerah,” katanya.













