JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Indonesia semakin serius menuju transisi energi.
Penyelenggaraan Foundational Infrastructure for Responsible Use of Small Modular Reactor Technology (FIRST) Workshop menjadi salah satu langkah strategis memperkuat fondasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) nasional.
Workshop ini merupakan kolaborasi trilateral antara Indonesia, Amerika Serikat, dan Jepang, yang difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM), kerangka regulasi, dan kesiapan ekosistem industri nuklir sipil yang aman dan berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Dadan Kusdiana, mewakili Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, menegaskan bahwa DEN memperkuat kerja sama internasional dengan Amerika Serikat dan Jepang dalam pengembangan kapasitas SDM dan tata kelola nuklir berstandar global yang mencakup penguatan desain dan kerangka regulasi Small Modular Reactor (SMR), peningkatan kompetensi manufaktur berteknologi tinggi, serta penerapan protokol keselamatan dan keamanan nuklir yang ketat.
Sinergi tersebut memastikan Indonesia dapat membangun dan memanfatkan PLTN secara bertanggung jawab sesuai standar tertinggi dalam aspek keselamatan dan keamanan.














