Mendengar keluhan warga, Puan meminta Komisi pertanian dari Sudin dan Dirjen
Tanaman Pangan setempat untuk ikut berdialog.
Sudin menyatakan permasalahan pupuk subsidi sedang dalam pembahasan dan sudah mencapai kesepakatan bahwa peraturan pupuk subsidi untuk petani singkong akan diterbitkan kembali.
“Kapan targetnya?” tanya Puan.
“Bulan September, Bu Ketua,” jawab Irjen.
“Baik, saya akan kawal,” tegas Puan.
Ratusan petani singkong yang hadir di lokasi lalu bertepuk tangan mendengar kabar subsidi pupuk akan diadakan kembali.
“Ini solusi yang kami tunggu-tunggu. Mbak Puan datang bawa solusi,” tutur Adi.
Puan pun berpesan agar petani saling ber gotong royong dan jangan saling bermusuhan.
“Ini kan campur-campur ada Jawa, Palembang, Batak, Bali. Jangan sampai soal lahan dan lain-lain jangan bermusuhan. Di sini seperti keluarga besar, saya bahagia. Saya merasa seperti di Indonesia. Jadi tolong jaga Indonesia,” ungkap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.
“Pertanian adalah hidup matinya sebuah bangsa. Sebagai Ketua DPR RI, saya akan memperjuangkan aspirasi Bapak/Ibu sekalian di DPR RI agar diperjuangkan di komisi terkait,” imbuh Puan.
Menurut mantan Menko PMK itu, DPR sangat memperhatikan kesejahteraan petani.














