“Pokoknya ini misa yang akan dihadiri ribuan orang dan nantinya ada goyang ria, namun nuansanya tetap mempertahakan keaslian budaya Manggarai,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Misa Raya dan Pentas Seni Budaya Manggarai 2025, Yasintus Jaar, mengatakan, umat Manggarai Se-jabodetabek yang hadir diacara ini perlu melakukan konfirmasi kehadiran kepada panitia melalui kontak person yang tertera di setiap undangan yang tersebar di berbagai platform media sosial.
“Kami juga sangat mengharapkan undangan yang hadir khususnya Diaspora Manggarai harus mengenakan dreescode atasan putih atau atribut khas Manggarai,”ujarnya.
Menurut Yasintus, sesuai rencana, Misa Raya dan Pentas Seni Budaya Manggarai 2025 akan dihadiri oleh Guburnur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dan pejabat negara lainnya.
Oleh karena itu kita harus tampilkan berbagai acara budaya seperti pentas seni dan tari Manggarai persembahan dari berbagai komunitas Diaspora Manggarai, termasuk juga bingkai simfoni NTT.
Yasintus mengatakan, Misa Raya dan Pentas Seni Budaya Manggarai pada Sabtu 2 Agustus 2025 yang di gelar IKAMADA bekerjasama dengan Komunitas Perempuan Manggarai (KPM), Compang Cama, dan berbagai komunitas Diaspora Manggarai lainnya seperti: Komunitas Sanggar Ca Nai Kalimalang, Ikatan Keluarga Manggarai Kebon Jeruk Jakarta (IKMKJ) serta Ikatan Manggarai Bekasi (IKAMASI),















