Yasintus berharap Misa Raya dan Pentas Seni Budaya Manggarai tersebut bisa menjadi wadah para generasi penerus di perantauan untuk tetap mempertahankan budaya warisan leluhur tersebut.
“Neka hemong kuni agu kalo (jangan lupa tanah kelahiran atau budaya),” imbuhnya.















