Dan, bangsa Indonesia dapat melihat pilpres 2019 berdampak pada Sila Ketiga tersebut.
Oleh karena itu, adalah tanggung jawab bangsa Jndonesia termasuk masyarakat diaspora Indonesia untuk menginisiasi Cinta Tanah Air.
“Oleh Pancasila, kita sudah diajari pola komunikasi yg harusnya terjadi dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hikmat Kebijaksanaan dalam Sila Keempat sebenarnya merupakan pola komunikasi yang harusnya terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini dilatarbelakangi oleh manjemuknya bangsa Indonesia,” ujar Putut Prabantoro, yang juga Ketua Presidium Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) Bidang Komunikasi Politik.
Ditambahkan lebih lanjut oleh Putut , kesalahan dalam komunikasi yg tidak sesuai dengan Sila Keempat adalah memunculkan politik identitas, yang berlatarbelakang pada pilihan politik, kepentingan pribadi, kepentingan kelompok, akan melemahkan dan bukan tidak mungkin memghancurkan sila ketiga.
Oleh karena itu Forum Diaspora Milan yang antara lain dihadiri oleh Ketut Niken Aprilia (Konsultan Bisnis) Rieska Wulandari (wartawan), Janet Lim (Ketua PPI Milan) dan Mohammad Rumi Djalil (Pengusaha) mengusulkan, masyarakat diaspora Indonesia, mengambil peran aktif untuk memperkuat ikata NKKRI. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).














