Andre menjelaskan karena tidak suka dengan Jokowi, para elit yang dikunci itu kemudian memprovokasi dan menghasut masyarakat. Mereka terus memprovokasi masyarakat agar berjuang bersama mengulingkan Jokowi. Berbagai isu miring yang tidak ada faktanya pun dilempar ke publik. Tujuannya hanya memancing kemarahan masyarakat supaya ikut gulingkan Jokowi.
Padahal teriakan-teriakan itu terjadi karena lahan bisnis kotor diisolasi dan ditutup Jokowi. “Mereka banyak mainkan isu dari isu PKI, isu suku, agama dan ras (Sara) dan isu tenaga kerja Cina. Yang paling aneh ajak-ajak masyarakat untuk tumbangkan presiden. Padahal itu untuk kepentingan pribadi mereka,” ujar senator yang saat ini duduk di Komite IV bidang APBN, Perbankan dan Hubungan Pusat serta Daerah.
Dia meminta seluruh lapisan masyarakat Indonesia agar tidak percaya begitu saja ajakan dari politisi-politisi kotor. Masyarakat jangan mau diadu oleh politisi yang punya niat untuk memecahbelah bangsa hanya karena ingin mempertahankan kepentingannya. “Saya selaku senator mengajak rakyat Indonesia bersatu untuk tolak politisi-politisi dari partai yang mau memecah belah bangsa. Rakyat harus sadar jangan salah pilih dalam pemilu 2019. Jangan musang berbulu domba dan adu domba rakyat karna gagal menggolkan kepetingan mereka,” tutup Andre. ***














