“Saya punya pengalaman tiga tahun di perbankan. Sudah puluhan tahun di pasar modal (sekuritas dan asset management dan pialang pasar uang). DPR sudah tiga periode dan duduk di komisi perbankan dan keuangan, dan punya pengalaman di Badan Anggaran (Banggar),” papar Mekeng.
Siapapun yang bekerja di OJK, kata Mekeng, setelah terpilih harus lepas semua atributnya, termasuk atribut partai.
Hal itu, lanjut dia, sangat penting agar tidak ada lagi kepentingan pribadi atau kelompok yang dibawa tetapi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
“Saya ingin membawa OJK lebih berwibawa lagi. Saya ingin OJK seperti Monetary Authority of Singapore (MAS). Saya ingin lembaga OJK kredibel sehingga tidak menimbulkan keraguan bagi investor luar untuk berinvestasi disini,” pungkasnya. ***












