JAKARTA-Pertemuan Menteri Perdagangan (Mendag), Thomas Trikasih Lembong dengan Senator Fraksi Ekologi Prancis Ronan Dantec, Kamis (11/2), memberikan harapan positif bagi kelangsungan akses pasar minyak kelapa sawit Indonesia di Prancis dan Uni Eropa. Permintaan pemerintah Indonesia bagi pembatalan draf Amandemen No. 367 ditanggapi sangat baik. “Saya khusus bertemu dengan anggota senat dari Fraksi Ekologi, Senator Ronan Dantec, dan responnya positif,” ungkap Mendag Thomas seperti dikutip dari kemendag.go.id di Jakarta, Minggu (14/2).
Mendag Thomas juga melakukan pertemuan dengan Rapporteur RUU Keanekaragaman Hayati, Jerome Bignon.
Menurut Mendag, Jerome menegaskan bahwa rencana pemberlakuan pajak secara progresif pada minyak sawit, namun tidak pada minyak bunga matahari dan minyak nabati lainnya, masih dalam tahap pembahasan di parlemen. Draf ini baru akan diputuskan Majelis Nasional Prancis pada Maret 2016.
Respon Positif ini melegakan Pemerintah Indonesia. Karena itu, Mendag berkomitmen akan melakukan komunikasi secara terus-menerus dengan Pemerintah maupun Parlemen Prancis. “Proses pengesahan draf amandemen masih akan melalui beberapa tahapan, di tingkat Komisi Lingkungan Hidup, selanjutnya ke Majelis Nasional. Rentang waktu yang ada akan saya gunakan sebaik-baiknya untuk terus berkomunikasi dan melakukan lobi ke sejumlah pihak, terutama Fraksi Ekologi,” lanjutnya.














