Dalam kesempatan itu, Rachma mengatakan, persoalan ketimpangan pembangunan di Indonesia, dan keterbelakangan yang dialami masyarakat Papua terjadi karena negara menjadi lemah akibat amandemen yang dilakukan terhadap UUD 1945. Karena itu, Rachma menyerukan agar UUD 1945 yang asli kembali digunakan. Kesejahteraan rakyat di Papua, menurut RSP, adalah obat paling mujarab untuk menghentikan separatisme.
Juga dalam sarasehan itu Staf Khusus Presiden RI untuk urusan Papua, Lenis Kogoya, atas nama tokoh-tokoh adat yang hadir memberikan gelar “Mama Papua” untuk Rachma.
Gelar ini diberikan sebagai apresiasi atas komitmen putri Bung Karno itu dalam dunia pendidikan. Tak sedikit mahasiswa UBK Jakarta berasal dari Bumi Papua.













