“Rapat kick off ini diharapkan menjadi titik tolak bagi seluruh unit kerja di lingkup Ditjen Bina Adwil untuk segera melakukan percepatan paket pekerjaan dan pengadaan barang/jasa sejak awal tahun, guna menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran,” terang Safrizal.
Terkait gambaran anggaran 2026, Sekretaris Ditjen Bina Adwil, Sri Purwaningsih mengungkapkan bahwa pagu alokasi anggaran Tahun Anggaran (TA) 2026 ditetapkan sebesar Rp 362.032.974. Namun, terdapat pencadangan anggaran sebesar Rp 54,4 miliar untuk mendukung prioritas direktif presiden, sehingga pagu efektif yang akan dikelola adalah sebesar Rp 307.534.215.
“Meskipun terdapat penyesuaian anggaran, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja tinggi, mengingat capaian realisasi anggaran tahun 2025 yang berhasil menyentuh angka 99,45 persen dari pagu efektif per 14 Januari 2026,” pungkas Sri.












