Bahkan jika BI rate rendah, ia memprediksi pertumbuhan kredit di segmen UMKM cukup signifikan. Pada kuartal ketiga ini, untuk kredit UKM dan mikro memang masih positif. “Dari total kredit ritel yang disalurkan, segmen UKM rumbuh 26,8 persen menjadi Rp25,2 triliun dan segmen mikro sebesar 57,37 persen menjadi Rp7,6 teiliun,” pungkas dia. (TMY)















